Jumat, 24 Februari 2012

TIPS : MELOLOH PIYIKAN DARI UMUR 1 HARI


Assalamualaikum Wr Wb,
hai kawan.......ane mau share lagi neh, tentang cara meloloh anakan yang baru netas umur 1 hari, emang bisa?jawabnya :BISA,InsyaAllah...he3x, begini sebetulnya meloloh dari umur 1 hari ini sudah beberapa kali ane lakukan,dikarenakan ada sesuatu hal( misal : cangkang telur masih nempel di badan anakan yang sudah netas,jadi ikut dibuang oleh indukannya,atau telur ditinggal saat pengeraman sudah 12 hari dan ternyata fertil,terpaksa deh taro di inkubator penetasan dan kemudian netas,mao ga mau harus diloloh,dll ),memang idealnya jika mau meloloh sendiri anakan bisa diambil saat anakan telah diloloh indukannya umur 5-6 hari,jadi sudah agak besar tapi mata belum terbuka,peluang hidup tinggi, atau biar diloloh indukannya sampai umur 14 hari,setelah itu dipanen,peluang hidup juga besar dan anakan sehat+lincah, nah kasus meloloh mulai dari umur 1 hari jika terjadi hal diluar perkiraan.......,dah langsung aja yahh(ada gambar pendukung dibawah)
Alat yang dipersiapkan :
1. Inkubator penghangat/kandang kecil yang dikerodong dikasih lampu 5 watt/kardus indomie yang dikasih  lampu 5 watt ( jarak antara lampu dan sarang anakan sekitar 15-20 cm )
2. Sarang diisi daun cemara,yang alasnya di lapisi tissue halus,hari ke3-4 alas tisue diganti langsung  cemara,agar kaki anakan bisa mencengkeram daun cemara
3. Pinset alat penjepit yang terbuat dari bekas sumpit bak mie,ingat ujungnya jangan tajam yach...tapi harus tumpul,supaya tidak melukai mulut anakan/alat penjempit
4. Becombion drops(vit B-12),Kalk, Folamil Vit+mineral, Voer, Cepuk, Spet untuk air

PENTING !!!
1. Umur 1 - 10 hari dikasih full kroto yang bersih,yang sebelumnya dicelupkan ke air hangat yang sudah   ditetesi  Vit b-12
2. Umur 6 - 10 hari di berikan kalk yang telah dipotong kecil,sekecil biji kacang hijau, cukup 1x sehari,ini 
berguna untuk pertumbuhan tulang dan bulu, biasanya jika tak dibantu kalk anakan jadi lambat pertumbuhannya,dan biasanya mudah lumpuh,tidak kuat berdiri 
3. Umur 11 - 12 hari, boleh diberikan Kroto yg telang dicampur Voer basah,sehingga sangat lembek/encer
4. Umur 13 - 14 hari, biasanya burung sudah nangkring dan keluar dari sarang/muar, dan Insya ALLAH 
 telah melewati masa kritisnya,karena berdasarkan pengalaman, masa kritis anakan yaitu umur :  1-10 hari
5. Umur 15 - 30 hari,masih diloloh campuran Voer basah + EF bervariasi( Kroto,jangkrik,UH,Cacing  dll),sambil diberi pakan voer kering yang dihaluskan dicampur kroto/UH yang dilumatkan,umur 20 hari sudah bisa matuk sendiri,dan terbiasa makan Voer

Nah...mungkin segitu dulu yach sharenya, semoga bermanfaat, Wass, imanraptor