Senin, 11 Oktober 2010

BETINA MURAI MEDAN IDEAL UNTUK ANAKAN BERKUALITAS

Selera para peternak biasanya mengikuti pasar dan tren lomba, peternak yang cerdik dan tekun biasanya mengamati terus apa yang jadi kebutuhan para penggemar burung murai, ada kalanya indukan betina yang digunakan hanya asal indukan murai,tak menghiraukan asal dari mana (medan,lampung,borneo,aceh,nias dll) yang penting bisa produksi banyak( telur 3-4 butir),lancar,netas, dan produksi kembali maka sudah cukupdan sang peternak senang, ya...memang betul senang, tapi untuk kualitas, belum tentu, kadang - kadang anakan banyak tapi kualitasnya kurang bagus, otomatis konsumen mundur teratur, oleh karena itu, ada baiknya ketika ingin memulai beternak, faktor indukan betina juga harus sangat dipertimbangkan, jangan asal comot/ambil dan dijodohkan, pilih yang sesuai dengan karakter burung figther tersebut,
misal bisa diambil ciri betina bagus misal :
- Asal Medan/Aceh tengah/Tangse/padang,
- paruh tipis,kecil dan panjang,
- badan tegap, kepala ceper/cepak(ciri burung cerdas )
- ekor lurus sedang, panjang relatif ( 11 - 15 cm )
- mata belok, bulat besar
- kaki merah/hitam kalau ada
- umur sudah siap produksi, Ternak = 8-10bln, dan Induk dari hutan = 12-14 bln
- Volume tajam dan keras
- Agresif dan ngeplay, setip pindah dari tangkringan yang satu ketangkringan yang lain, posisi ekor selalu         ngeplay dan tegak/melebihi 90 derajat disertai nembak/trek..trek...

Jika kriteria yang diatas hampir terpenuhi, maka kemungkinan besar anakan yang akan dihasilkan pun,kualitasnya bisa diadu dan dilombakan, tapi juga yang harus diingat, pejantannya juga harus minimal Kualitasnya diatas rata rata syukur - syukur yang telah beberapa kali juara, segitu dulu yach tipsnya, sampai jumpa di tips selanjutnya, wassalam, iman sulaiman